Kereta kopi dan kuliner
Pulang dari tanah suci Mekkah. Seperti mimpi karena sekejap saja. Masuk kereta dan pulang. Ada beberapa suguhan. Kulineran kereta. Kopi dan juga nasi goreng,balado dan chiken. "Makan di kereta mahal!" Salam benak saat ditawari penjual kuliner kreta. Begitu dibandingkan dengan di tanah suci. Harganya lebih murah. Jadilah bandrol itu sedikit berubah. "Pintu raudah dibuka!" Iklan ku pada keluarga. "Cepet GEK do pesen!" Tim leader komando.. Dan mereka pada pesan. "Kopi,teh nasi!" Wow.... Uang q-ris laku keras.